Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    TUKAR DOLAR    Sepakbola    NAMA OBAT    APOTIK   
perpustakaanindonesia1.blogspot.com Real PR
Powered by Blogger.

Blog Archive

Strategis Forex Scalping

Strategi forex scalping adalah salah satu strategi forex yang cukup populer saat ini.
Strategi scalping ini bertujuan untuk membuat keuntungan yang secepat-cepatnya di pasar perdagangan. Atau 'Biar Untung sedikit tapi sering'. Scalping ditujukan untuk mencuri keuntungan dalam rentang pips yg kecil 5-10 pips saja. Dan nantinya dengan digabungkan dengan money management trader mengakali dengan membesarkan lot, sehingga nantinya tetap diperoleh secara real uang/dollar yg besar. Trader yang menggunakan strategi forex scalping sering dikenal sebagai scalpers.

Kebanyakan para forex trader melakukan trading dengan menunggu dalam waktu yang lama untuk mendapatkan keuntungan pips yang besar, 30/50/100 pips. Namun Scalpers berbeda keuntungan pips kecil dalam beberapa detik/menit, dengan jumlah trading yang banyak pada hari yang sama. Scalper berpikir lebih baik segera menutup kondisi walau untung masih sedikit, daripada berlama-lama pada posisi open dan menunggu pergerakan market yg tidak menentu. Dilihat dari model ini maka scalping adalah masuk dalam golongan strategi trading untuk jangka pendek atau short term.
Scalpers memerlukan ketepatan dan tingkat konsentrasi yang tinggi untuk mendapat keuntungan di pasar forex yang bergerak dengan cepat. Jadi teknik ini tidak dapat dilalukan selama jam kantor atau ketika trader sibuk.
Keuntungan Scalping
Tidak perlu menyita waktu lama karena bisa dilakukan dalam hitungan menit.
Tidak risau karena masih ada posisi yg open.
Mengejar target pips kecil relatif lebih mudah.
Kerugian Scalping:
Bisa menjadi sangat menegangkan, terutama bagi trader pemula. Apalagi bila jumlah LOT nya besar. Tentunya walau pips yg Anda kejar sedikit tapi konversinya ke real/dollar besar jika LOT besar.
Memang pips kecil relatif mudah, namun membuat sering dan konsiten, ini juga bukan perkara yg mudah.
Dalam kasus tertentu dimana Anda ternyata seorang scalper yg handal, Anda akan berhadapan dengan broker. Mengapa? Tidak semua broker mengijinkan Anda membuka dan menutup order dalam waktu dan selisih pips yg kecil. karena hal ini dapat menempatkan bisnis mereka dalam risiko, khususnya untuk broker-broker jenis dealing/bandar/bucket shop. Jadi perhatikan hal ini ketika Anda memutuskan untuk mencoba dengan strategi ini.
Kesimpulan:
Karena teknik ini memerlukan kecepatan dalam trading pastikan Anda memiliki sistem trading yg luwes dan memang menempatkan faktor speed dalam prioritas utama.
Anda bisa meluangkan waktu cukup 1 jam saja, namun pastikan di waktu itu Anda bisa berkonsentrasi tanpa gangguan apapun.

Perhatikan faktor koneksi internet, jangan sampai order gagal masuk karena koneksi yg lelet. Tentu kesempatan Anda sudah hilang. Ingat kadang open dan close bisa selesai dalam hitungan menit.
Bagi pemula, strategi ini sebenarnya masih terlalu cepat untuk diterapkan, namun jika Anda ingin mencoba, sebaiknya pada akun demo saja.
Strategi ini cukup populer di kalangan trader, jadi Anda bisa googling dengan mudah untuk mencari sumber pembahasan tentang strategi ini.
Pelajari dulu aturan broker dalam hal seberapa cepat suatu order bisa segera di close. Pada kondisi ekstrim ada broker yg sampai menendang scalper.
Anda harus memiliki knowledge money management yg baik untuk melengkapi strategi ini.

Strategi Breakout ATR


breakout atr


Strategi breakout ATR adalah strategi yang memanfaatkan informasi keaktifan pasar dari indikator ATR untuk menentukan breakout . Dengan dasar pasar yang aktif akan bergerak kuat , maka sangat memungkinkan menembus batas-batas level psikologis ( support dan resistance)
Forex Strategi breakout ATR ini lebih cocok digunakan pada time frame 1 jam keatas pada mata uang GBP/USD atau EUR/USD .Dengan indikator yang digunakan adalah :

- ATR periode 14 (warna biru)
- Fractal
- Exponential Moving Average (EMA warna merah) periode 14 , yang digabungkan pada ATR .

Cara menggabungkan EMA pada ATR yaitu pada window navigator sebelah kiri metatrader anda , buka folder indikator ,klik indikator moving average lalu drag dan tempelkan pada ATR . Pada settingan Aply to , pilih Previous Indicator Data . Seperti ini :
menggabungkan ma dengan atr


Setelah selesai memasang ATR,EMA dan Fractal pada chart , selanjutnya kita lakukan analisa. Aturan mainnya adalah :
- Ketika ATR memotong EMA dari bawah maka ini menandakan pasar mulai aktif . Begitu juga sebaliknya jika ATR memotong EMA dari atas maka ini menandakan pasar mulai sepi atau tidak aktif.
Sehingga bisa dikatakan ketika garis ATR berada diatas garis EMA , ini disebut kondisi aktif.Juga ketika garis ATR berada dibawah garis EMA ini disebut sedang sepi.
kondisi atr
- Selanjutnya pada kondisi yang sepi gambarkan garis support pada Low candle yang dibawahnya terbentuk fractal. Juga gambarkan garis resistance pada High candle yang diatasnya ada fractalnya.
atr breakout

- Selanjutnya tunggu sampai terjadi crossing EMA dengan ATR . Jika setelah terjadi crossing grafik menyentuh support maka kita buka posisi SELL . Juga jika setelah crossing ATR grafik menyentuh resistance, kita buka posisi BUY . Seperti ini :
hasil strategi breakout atr
- Untuk Stoploss anda bisa tempatkan pada garis support/resistance. dan untuk target profit sebesar 2 kali jarak support dan resistance.
Selamat mencoba forex strategi breakout ATR….

karakter pair

GBP/USD
Pergerakan GBP/USD adalah yang paling agresif sepanjang masa. Rentang pergerakan harga grafik ini yang sangat cepat. Dalam hitungan beberapa jam saja pergerakan sudah mencapai 100 poin lebih. Berita Fundamental yang sering muncul untuk GBP adalah pada pukul 06.00 WIB (medium impact) dan 16.30 & 19.45 WIB untuk High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.
Rata-rata pergerakan harian: 100 – 200 poin
Jam aktif perdagangan : 15.00 – 22.00 WIB
Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

EUR/USD
Pair EUR/USD adalah pair mata uang yang lebih enak ditradingkan ketimbang GBPUSD karena gerakannya stabil . Pergerakannya 3/4 nya GBPUSD. Dengan menambahkan SMA 10 & 20, kita dapat mengambil keputusan Buy & Sell. Berita Fundamental yang sering muncul untuk EUR adalah pada pukul 16.00 & 18.00 WIB untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.
Rata-rata pergerakan harian: 75 – 150 poin
Jam aktif perdagangan : 14.00 – 22.00 WIB
Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

AUD/USDJika Anda ingin bertrading santai, tanpa takut pergerakan harga bergerak cepat secara drastis, Anda dapat
memilih alternatif untuk AUD/USD. Pergerakan AUD/USD adalah setengah dari EUR/USD atau 3/4 dari GBPUSD. Berita Fundamental yang sering muncul untuk AUD adalah pada pukul 07.30, 10.30 WIB (suku bunga) untuk Medium & High Impact. Untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.
Jam aktif perdagangan : 07.00 – 22.00 WIB
Nilai per poin : $1 (mini) atau $10 (regular)

USD/JPY
Pair ini sering memberi kejutan dimana Anda harus berhati-hati dalam mengambil keputusan Buy atau Sell. Walaupun gerakan hariannya panajng namun seringkali mudah dibalik arahkan sehingga body candlenya kecil . Jam berita Fundamental adalah 06.50 – 12.00 WIB untuk Jepang dan untuk USD yaitu pada pukul 19.30 – 22.00 WIB untuk semua kategori Medium & High Impact.
Jam aktif perdagangan : 14.00 – 22.00 WIB
Nilai per poin : $1.2 (mini) atau $12 (regular)

Bentuk-bentuk Candle utk membantu referensi OP

1.....DOUBLE
Sebuah Double Top adalah pola pembalikan yang terbentuk setelah ada perpanjangan gerakan. TOP atau “puncak” adalah puncak yang terbentuk ketika harga menyentuh tingkat tertentu yang tidak dapat ditembus.
Setelah menyentuh tingkat ini, harga akan terpental sedikit, tapi kemudian kembali ke menguji tingkat puncak lagi. Jika harga memantul dari tingkat itu lagi, maka Anda memiliki
 DOUBLE TOP!


Dalam grafik di atas Anda dapat melihat bahwa dua puncak atau “puncak” terbentuk dua kali.
Perhatikan bagaimana puncak kedua tidak mampu menembus tinggi puncak sebelumnya. Ini adalah tanda yang kuat bahwa pembalikan akan terjadi yang mengatakan kepada kita bahwa tekanan beli sudah selesai selesai.
Dengan double top, kami akan memesan entri kami di bawah leher karena kami mengantisipasi pembalikan dari uptrend. 
cart patern




Melihat grafik diatas, Anda dapat melihat bahwa harga menembus neckline (leher) dan terjun ke bawah. Ingat bahwa puncak ganda atau double top adalah formasi pembalikan tren sehingga Anda akan menemukan ini setelah ada uptrend kuat.

Anda juga akan melihat bahwa harga terjun kurang lebih sama tingginya dengan pembentukan double top. Hal itu perlu diingat karena itu akan berguna untuk menetapkan target keuntungan (Take Profit).

Double Bottom

Bagian bawah ganda (double bottom) juga merupakan formasi pembalikan tren, tapi kali ini kita mencari untuk pergi buy bukannya sell. Formasi tersebut terjadi setelah downtrend ketika dua bottom telah terbentuk. 







Anda dapat melihat dari grafik di atas bahwa setelah trend sebelumnya, harga membentuk dua lembah karena tidak bisa pergi di bawah tingkat tertentu.

Perhatikan bagaimana bottom kedua tidak mampu secara signifikan memecahkan bottom yang pertama. Ini adalah tanda bahwa tekanan jual sudah selesai, dan bahwa pembalikan akan segera terjadi.

 

Harga mematahkan leher dan terbang tinggi.
Lihat bagaimana harga melonjak tinggi hampir sama panjangnya dengan pembentukan double bottom?
Ingat, seperti double top, double bottom juga formasi pembalikan.
2........HEAD & SHOULDER
Pola kepala dan bahu juga merupakan formasi pembalikan tren.
Hal ini dibentuk oleh puncak (bahu), diikuti dengan puncak yang lebih tinggi (kepala), dan kemudian lagi puncak yang lebih rendah (bahu).Sebuah “leher” ditarik dengan menghubungkan titik-titik terendah dari dua lembah. Kemiringan garis ini dapat ke atas atau ke bawah. Biasanya, ketika leher kebawah, menghasilkan sinyal yang lebih handal.




Dalam contoh ini, kita dapat dengan mudah melihat pola kepala dan bahu.
Kepala adalah puncak kedua dan merupakan titik tertinggi dalam pola.Kedua bahu juga membentuk puncak tetapi tidak melebihi tinggi kepala.
Dengan formasi ini, kami menempatkan perintah entri di bawah leher tersebut.
Kita juga bisa menghitung target dengan mengukur titik tinggi kepala ke leher tersebut. Jarak ini kira-kira seberapa jauh harga akan bergerak setelah leher ditembus.





Anda dapat melihat bahwa begitu harga menurun di bawah garis leher akan mencapai target yang setidaknya ukuran jarak antara kepala dan leher itu.

Kami tahu Anda berpikir untuk diri sendiri, “harga terus bergerak kebawah bahkan setelah mencapai target!.”

Dan respon kita, ” JANGAN tamak! “

Kebalikan Kepala dan Bahu

Hal ini pada dasarnya kepala dan bahu, tetapi terbalik.

Sebuah lembah dibentuk (bahu), diikuti oleh sebuah lembah bahkan lebih rendah (kepala), dan kemudian lembah lain yang lebih tinggi (bahu). Formasi tersebut terjadi setelah gerakan kebawah diperpanjang. 




Di sini Anda dapat melihat bahwa ini adalah seperti pola kepala dan bahu, tapi terbalik. Dengan formasi ini, kami akan menempatkan order entry buy di atas leher itu.
Target kami adalah dihitung seperti pola kepala dan bahu. Mengukur jarak antara kepala dan leher, dan bahwa kira-kira jarak bahwa harga akan bergerak setelah tembus leher tersebut.




Anda dapat melihat bahwa harga bergerak naik menembus leher tersebut.
Jika target Anda kena, kemudian senang dengan keuntungan Anda.Namun, ada teknik manajemen trading di mana Anda dapat mengunci beberapa keuntungan Anda dan masih tetap membiarkan order anda terbuka. 

3........WEDGE
Wedges (gergaji) adalah sinyal jeda dalam tren saat ini.
Wedges bisa berfungsi sebagai pola kelanjutan atau pembalikan.
Rising Wedge
Sebuah baji naik terbentuk ketika harga mengkonsolidasi antara support dan resistance yang miring keatas.
Di sini, kemiringan garis support lebih curam daripada resistance.
Dengan harga yang berkonsolidasi, kita tahu bahwa ledakan besar akan datang, sehingga kita bisa mengharapkan harga yang akan lari baik keatas atau kebawah.
Jika bentuk irisan naik setelah uptrend, biasanya pola pembalikan.
Di sisi lain, jika terbentuk selama kecenderungan turun, bisa sinyal kelanjutan dari gerakan ke bawah.
yang penting adalah bahwa, ketika Anda melihat hal itu, Anda sudah siap dengan perintah entri Anda!

 

Dalam contoh pertama, baji naik terbentuk pada akhir uptrend.Perhatikan bagaimana tindakan terbentuk dengan harga tertinggi yang baru. 




Lihat bagaimana harga turun. Itu berarti ada banyak trader putus asa untuk buy dan kemudian melakukan buy!
Mereka mendorong harga turun dan mematahkan garis tren, yang menunjukkan bahwa kecenderungan untuk trend menurun.
Sama seperti dalam pola chart lain kita bahas sebelumnya, pergerakan harga setelah breakout terjadi kira-kira besarnya sama dengan ketinggian formasi.
Sekarang mari kita lihat contoh lain dari formasi wedge meningkat.Hanya saja kali ini bertindak sebagai sinyal kelanjutan bearish.



Seperti yang Anda lihat, harga berasal dari kecenderungan untuk menurun sebelum konsolidasi dengan tinggi yang lebih tinggi (higher high) dan rendah yang lebih tinggi (higher low).






Dalam hal ini, terjun kebawah dan kecenderungan untuk menurun terus menerus. Itu sebabnya itu disebut sinyal kelanjutan (continuation)!
Lihat bagaimana harga bergerak turun itu sama tingginya dengan wedge?
Apa yang kita pelajari sejauh ini?
Sebuah baji naik terbentuk setelah uptrend biasanya menyebabkan pembalikan (kecenderungan) sedangkan baji naik terbentuk selama tren turun biasanya kelanjutan (downtrend).
Secara sederhana, sebuah baji naik mengarah ke kecenderungan untuk menurun, yang berarti bahwa itu adalah pola chart bearish!
Falling Wedge
Sama seperti rising wedge, falling wedge bisa menjadi sinyal pembalikan atau kelanjutan.
Sebagai sinyal pembalikan, maka yang terbentuk di bawah kecenderungan untuk menurun, menunjukkan bahwa kondisi tren kenaikan akan datang berikutnya.
Sebagai kelanjutan sinyal, hal ini terbentuk selama uptrend, menyiratkan bahwa tindakan harga ke atas akan kembali. Berbeda dengan rising wedge, falling wedge adalah pola grafik yang bullish.




Dalam contoh ini, falling wedge berfungsi sebagai sinyal pembalikan.Setelah kecenderungan untuk menurun, harga dibuat lower high dan lower low.

 





Setelah menembus di atas garis trend, harga bergerak ke atas kurang lebih sama dengan ketinggian formasi. Dalam hal ini, rally harga melebihi target!

Mari kita lihat sebuah contoh di mana falling wedge berfungsi sebagai sinyal kelanjutan / continuation. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ketika bentuk falling wedge selama uptrend, biasanya sinyal akan kembali melanjutkan naik nanti.






Dalam hal ini, harga konsolidasi beberapa waktu setelah rally yang kuat.Ini bisa berarti bahwa pembeli hanya berhenti untuk menarik napas dan mungkin merekrut lebih banyak orang untuk bergabung dengan kamp banteng.
Hmm, sepertinya pasangan ini bergerak kuat. Arah mana akan pergi?

Lihat bagaimana harga pecah ke sisi atas dan melanjutkan untuk naik lebih tinggi?

Jika kita menempatkan perintah entri buy di atas garis tren penurunan tertinggi yang menghubungkan pair, kita pasti sudah dapat melompat masuk dalam uptrend kuat dan menghasilkan beberapa pips!
4.......Rectangle
Rectangle atau persegi panjang adalah pola yang terbentuk ketika harga dibatasi oleh support dan resistance paralel.
Harga akan menge”test” tingkat support dan resistance beberapa kali sebelum akhirnya tembus.
Pada contoh di atas, kita dapat dengan jelas melihat bahwa pairs diatas dibatasi oleh dua tingkat harga kunci yang sejajar satu sama lain. Kita hanya harus menunggu sampai salah satu tingkat tembus dan baru kemudian masuk pasar! Ingat, ketika Anda melihat sebuah persegi panjang: BERPIKIRLAH DI LUAR KOTAK!

Bearish Rectangle
Sebuah persegi panjang bearish terbentuk ketika harga mengkonsolidasi untuk sementara selama kecenderungan trend menurun. Hal ini terjadi karena penjual mungkin perlu berhenti dan mengatur napas sebelum harga turun lebih rendah.


Dalam contoh ini, harga memecahkan bagian bawah persegi panjang dan terus jatuh. Jika kita memiliki waktu singkat dan tepat di bawah tingkat support, kita akan mendapatkan pips yang banyak.

 

Tips: Setelah harga turun di bawah support, Dalam contoh di atas, pairs bergerak melampaui target sehingga akan ada kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak pips!

Bullish Rectangle

Berikut contoh lain dari segi empat, trend bullish saat ini. Setelah uptrend, harga berhenti untuk mengkonsolidasikan sebentar. Dapatkah kamu menebak dimana arah harga berikutnya?
 



Jika Anda menjawab atas, maka Anda benar! 









Perhatikan bagaimana harga bergerak setelah menembus bagian atas persegi panjang. Jika kita buy diatas tingkat resistance, kita pasti sudah menghasilkan banyak pips.

5......PENNANTS
Bearish Pennant
Serupa dengan rectangles/persegi panjang, pennants atau panji-panji adalah pola kelanjutan yang terbentuk setelah bergerak sangat kuat.
Setelah bergerak ke atas atau ke bawah dengan sangat kuat, pembeli atau penjual biasanya berhenti sejenak untuk menarik napas mereka sebelum meneruskan trend. Karena itu, harga biasanya mengkonsolidasi dan bentuk segitiga simetris kecil, yang disebut sebuah pennants.
Sebuah bearish pennats terbentuk selama trend menurun, curam hampir vertikal,. Setelah penurunan tajam, beberapa penjual menutup posisi mereka sementara penjual lainnya memutuskan untuk masuk pasar, membuat harga ber konsolidasi.






Begitu banyak penjual melompat masuk pasar, harga akan menembus di bawah bagian bawah pennants dan terus bergerak ke bawah.






Seperti yang Anda lihat, harga terjun ke bawah. Untuk perdagangan pola grafik ini, kita akan meletakkan sell di bagian bawah pennants dengan stop loss di atas pennants tersebut.

Berbeda dengan pola-pola chart lain dimana untuk mengukur langkah berikutnya adalah sekitar ketinggian formasi. Biasanya, ketinggian sebelum pennants sebelumnya (juga dikenal sebagai tiang) digunakan untuk menghitung untuk berapa pip target yang akan dituju.

Bullish Pennant

Bullish pennants, seperti namanya, ini menandakan bahwa buyer sudah akan memompa harga keatas lagi, seperti kebalikan dari bearish pennants.




Dalam contoh ini, harga melakukan pendakian vertikal yang tajam sebelum istirahat mengambil nafas. Kita akan melihat sapi jantan mengentak! dan kemudian harga terbang tinggi.

 



Sama seperti cara mengukur target pada bearish pennants, biasanya harga akan mncapai ketinggian yang sama dengan “tiang” dibawah pennants. 



6.......TRIANGLE
Symetrical Triangle (Segitiga Simetris)
Sebuah segitiga simetris adalah formasi grafik dimana kemiringan harga tertinggi dan kemiringan harga terendah berkumpul bersama-sama ke titik di mana terlihat seperti segitiga.
Apa yang terjadi selama pembentukan ini adalah bahwa pasar sedang membuat Lower high dan higher low . Ini berarti bahwa baik pembeli maupun penjual mendorong harga cukup jauh untuk membuat tren yang jelas.
Jika ini pertempuran antara pembeli dan penjual, maka ini akan menjadi seri.
Ini juga merupakan jenis konsolidasi.
Dalam chart di atas, kita dapat melihat bahwa baik pembeli maupun penjual bisa mendorong harga ke arah mereka. Ketika ini terjadi, kita mendapatkan lower high dan higher low.
ketika semakin runcing, itu berarti bahwa breakout semakin dekat. Kita tidak tahu kemana harga akan berlari, tetapi kita tahu bahwa pasar sebentar lagi akan breakout. Akhirnya, satu sisi pasar akan menyerah
Jadi bagaimana kita bisa mengambil keuntungan dari hal ini?
Sederhana.
Kita dapat melakukan order diatas atau dibawah kemiringan dengan buy stop atau sell stop. Karena kita sudah tahu bahwa harga akan breakout, kita bisa mencari tumpangan kemanapun harga akan bergerak.

Dalam contoh ini, jika kita menempatkan entry order di atas kemiringan.
Jika Anda telah menempatkan pending sell order di bawah kemiringan maka kita bisa menutupnya.
Ascending Triangle
Jenis pembentukan terjadi ketika ada tingkat resistensi dan kemiringan lebih rendah.
Apa yang terjadi selama ini adalah bahwa ada suatu tingkat tertentu yang pembeli tidak bisa melebihinya. Namun, mereka secara bertahap mulai untuk mendorong harga ke atas dengan membentuk higher low.




Dalam tabel di atas, Anda dapat melihat bahwa pembeli mulai mendapatkan kekuatan karena mereka membuat higher low. Mereka terus memberi tekanan pada tingkat resistensi dan sebagai hasilnya, breakout pasti terjadi.
Sekarang pertanyaannya adalah, “Kemana harga akan pergi? Apakah pembeli dapat memecahkannya atau resistensi terlalu kuat?”
Banyak buku charting akan memberitahu Anda bahwa dalam banyak kasus, pembeli akan memenangkan pertempuran ini dan harga akan keluar melewati resistance.
Namun, dari pengalaman kami bahwa hal ini tidak selalu terjadi.Kadang-kadang level resistance terlalu kuat, dan daya beli tidak cukup untuk menembus resistance.
Dalam hal ini, kami akan menetapkan pending buy stop order di atas garis resistensi dan pending sell stop order di bawah kemiringan.



Dalam skenario ini, para pembeli kalah dan harga mulai menyelam!Anda dapat melihat bahwa harga drop sekitar jarak yang sama dengan ketinggian formasi segitiga.
Descending Triangle Seperti yang Anda duga, Descending triangle adalah kebalikan dari ascending triangle (kami tahu anda pintar!).



 

Dalam chart di atas, Anda dapat melihat bahwa harga secara bertahap membuat higher low.
MUNGKIN, harga akhirnya akan menembus support dan terus turun.
Namun, dalam beberapa kasus support yang terlalu kuat, dan harga akan memantul dan membuat gerakan kuat keatas.
Kabar baiknya adalah bahwa kita tidak peduli kemana harga akan pergi.Kita hanya tahu bahwa itu akan pergi ke suatu tempat. Dalam hal ini, kita akan menempatkan pending order di atas garis atas dan di bawah garis support. 







Dalam hal ini, harga akhirnya breakout ke atas puncak segitiga.
TRADING DENGAN PATTERN
Tidak cukup untuk sekedar tahu bagaimana alat-alat ini bekerja, kita harus belajar bagaimana menggunakannya.
Mari kita meringkas pola grafik yang telah kita pelajari dan memilah mereka sesuai dengan sinyal yang mereka berikan.
Pembalikan (Reversal)
Pola Pembalikan adalah formasi grafik yang memberikan sinyal bahwa tren yang sedang berlangsung siap untuk berubah arah.
Jika bentuk pembalikan pola grafik terjadi selama uptrend, itu merupakan petunjuk bahwa tren akan segera berakhir dan sebentar lagi akan downtrend. Sebaliknya, jika pola grafik yang terlihat terjadi saat downtrend, ini menunjukkan bahwa harga akan naik nanti.
Dalam pelajaran ini, kita bahas 6 chart pattern yang memberikan sinyal pembalikan. Dapatkah Anda menyebutkan keenam dari mereka?
1. Double Top
2. Double Bottom
3. Head and Shoulder
4. Inverse head and shoulder
5. Rising Wedge
6. Falling Wedge

Untuk melakukan trading dengan chart pattern, cukup melakukan pending order ( Buy Stop / Sell Stop ) di luar garis leher dan di arah tren baru. Dengan memasang target (Take Profit) yang hampir sama panjangnya dengan ketinggian formasi.

Misalnya, jika Anda melihat chart double bottom, tempat untuk buy stop order ada di bagian atas leher / neckline dan memasang Take Profit target setinggi jarak dari dasar ke leher tersebut.

Untuk kepentingan manajemen risiko yang tepat, jangan lupa untuk menempatkan stop loss ! Sebuah stop loss yang masuk akal dapat ditetapkan di sekitar tengah formasi grafik.

Sebagai contoh, Anda dapat mengukur jarak dari dasar double top ini, membagi dua, dan menggunakannya sebagai ukuran stop loss.

Kelanjutan (Continuation)

Biasanya, ini juga dikenal sebagai Consolidation Pattern (Pola Konsolidasi), karena mereka menunjukkan bagaimana pembeli atau penjual beristirahat sebentar sebelum melanjutkan trend sebelumnya.
Kami telah membahas beberapa pola kelanjutan (continuation pattern), yaitu wedge, rectangle, dan pennants. Perhatikan bahwa wedges dapat juga bisa dianggap pola pembalikan atau kelanjutan tergantung pada tren di mana mereka terbentuk.





Untuk melakukan trading dengan pola-pola ini, cukup memasang buy stop diatas formasi atau sell stop dibawah formasi. dengan menentukan target take profit (TP) setidaknya panjangnya sama dengan pola grafik yang terbentuk.
Untuk Pennants, Anda dapat menentukan target yang lebih tinggi dengan mengukur “tiang” sebelum terjadi formasi.
Untuk pola kelanjutan, stop loss biasanya ditempatkan di atas atau di bawah breakout formasi grafik tersebut.
Sebagai contoh, ketika melakukan perdagangan bearish rectangle, tempat Anda memasang stop loss adalah beberapa pips di atas support yang tembus tersebut .
Bilateral
Bilateral chart pattern sedikit lebih rumit karena harga bisa tembus keatas atau kebawah.
Hah, sinyal apa itu?!



Untuk memainkan pola-pola ini, Anda harus mempertimbangkan kedua skenario (upside atau downside breakout) dengan menempatkan satu order di atas formasi dan satu lagi di bagian bawah formasi (buy stop atau sell stop).

Jika salah satu order telah terpicu, Anda dapat membatalkan yang lain.

Satu-satunya masalah adalah bahwa Anda bisa mendapatkan breakout palsu jika Anda mengatur perintah entri Anda terlalu dekat dengan bagian atas atau bawah formasi.

Jadi hati-hati dan jangan lupa untuk menempatkan stop juga.






 
Copyright © 2014 Perpustakaan Indonesia. All Rights Reserved. Powered by Perpustakaan Indonesia
Template by Website and google