Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    TUKAR DOLAR    Sepakbola    NAMA OBAT    APOTIK   
Home » » Indikasi dan Efek Samping Ciprofloxacin

Indikasi dan Efek Samping Ciprofloxacin

Posted by Perpustakaan Indonesia on Saturday, August 2, 2014


Ciprofloxacin adalah antibiotik dalam kelompok obat yang disebutfluoroquinolones. Obat ini digunakan untuk melawan bakteri dalam tubuh.Ciprofloxacin digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri. Juga dapat digunakan untuk mencegah atau memperlambat anthrax setelah paparan.
Sebelum membeli ciprofloxacin, beritahu dokter jika Anda memiliki gangguan nirama jantungginjal atau penyakit hatimasalah persendian, diabetes, kelemahan otot ataukesulitan bernapassuatu kondisi yang disebut pseudotumor cerebririwayat kejang,riwayat cedera kepala atau tumor otak , tingkat rendah kalium dalam darah Andariwayat pribadi atau keluarga sindrom QT panjang. Jika Anda pernah memiliki reaksi alergi terhadap antibiotik. Jangan meminum siprofloksasin dengan produk susu seperti susu atau yogurt, atau dengan jus yang diperkaya kalsium. Hindari penggabungan antasid, vitamin atau suplemen mineral, sukralfat (Carafate), atau ddI (Videx) bubuk atau tablet kunyah dalam waktu 6 jam sebelum atau 2 jam setelah minum ciprofloxacin. Ciprofloxacin dapat menyebabkan pembengkakan atau robeknya tendon (serat yang menghubungkan tulang untuk otot dalam tubuh), terutama pada tendon Achilles tumit. Berhenti minum ciprofloxacin dan hubungi dokter Anda sekaligus jika Anda memiliki sakit mendadak, pembengkakan, nyeri, kekakuan, atau masalah gerakan dalam setiap sendi Anda. Istirahat sendi sampai Anda menerima perawatan medis atau instruksi
Indikasi: Untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh kuman patogen yang peka terhadap ciprofloxacin, antara lain pada :
  • Saluran kemih termasuk prostatitis.
  • Uretritis dan serpisitis gonore.
  • Saluran cerna, termasuk demam thyfoid dan parathyfoid.
  • Saluran nafas, kecuali pneumonia dan streptococus. Bukan untuk infeksi saluran napas biasa seperti radang tenggorok, batuk dan pilek karena virus
  • Kulit dan jaringan lunak.
  • Tulang dan sendi.
Kontra Indikasi:
  • Penderita yang hipersensitivitas terhadap siprofloksasin dan derivat quinolone lainnya
  • tidak dianjurkan pada wanita hamil atau menyusui,anak-anak pada masa pertumbuhan,karena pemberian dalam waktu yang lama dapat menghambat pertumbuhan tulang rawan.
  • Hati-hati bila digunakan pada penderita usia lanjut
  • Pada penderita epilepsi dan penderita yang pernah mendapat gangguan SSP hanya digunakan bila manfaatnya lebih besar dibandingkan denag risiko efek sampingnya.
Komposisi :
  • Ciprofloxacin 250 mg : Tiap tablet salut selaput mengandung Ciprofloxacin 250 mg
  • Ciprofloxacin 500 mg : Tiap tablet salut selaput mengandung ciprofloxacin 500 mg.
Farmakologi :
  • Ciprofloxacin (1-cyclopropyl-6-fluoro-1,4-dihydro-4-oxo-7-(-1-piperazinyl-3-quinolone carboxylic acid) merupakan salah satu obat sintetik derivat quinolone. mekanisme kerjanya adalah menghambat aktifitas DNA gyrase bakteri, bersifat bakterisida dengan spektrum luas terhadap bakteri gram positif maupun gram negatif.
  • ciprofloxacin diabsorbsi secara cepat dan baik melalui saluran cerna, bioavailabilitas absolut antara 69-86%, kira-kira 16-40% terikat pada protein plasma dan didistribusi ke berbagai jaringan serta cairan tubuh. metabolismenya dihati dan diekskresi terutama melalui urine.
Dosis :
Untuk infeksi saluran kemih :
  • Ringan sampai sedang : 2 x 250 mg sehari
  • Berat : 2 x 500 mg sehari
  • Untuk gonore akut cukup pemberian dosis tunggal 250 mg sehari
Untuk infeksi saluran cerna :
  • Ringan / sedang / berat : 2 x 250 mg sehari
Untuk infeksi saluran nafas, tulang dan sendi kulit dan jaringan lunak :
  • Ringan sampai sedang : 2 x 500 mg sehari
  • Berat : 2 x 750 mg sehari
  • Untuk mendapatkan kadar yang adekuat pada osteomielitis maka pemberian tidak boleh kurang dari2 x 750 mg sehari
  • Dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal : Bila bersihan kreatinin kurang dari 20 ml/menit maka dosis normal yang dianjurkan harus diberikan sehari sekali atau dikurangi separuh bila diberikan 2 x sehari.
  • Lamanya pengobatan tergantung dari beratnya penyakit
  • Untuk infeksi akut selama 5-10 hari biasanya pengobatan selanjutnya paling sedikit 3 hari sesudah gejala klinik hilang.
Peringatan dan perhatian :
  • Untuk menghindari terjadinya kristaluria maka tablet siprofloksasin harus ditelan dengan cairan
  • Hati-hati pemberian pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal (lihat keteranga pada dosis )
  • Pemakaian tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan
  • Selama minum obat ini tidak dianjurkan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Efek samping : Efek samping siprofloksasin biasanya ringan dan jarang timbul antara lain:
  • Gangguan saluran cerna : Mual,muntah,diare dan sakit perut
  • Gangguan susunan saraf pusat : Sakit kepala,pusing,gelisah,insomnia dan euforia
  • Reaksi hipersensitivitas : Pruritus dan urtikaria
  • Peningkatan sementara nilai enzim hati,terutama pada pasien yang pernah mengalami kerusakan hati.
  • Bila terjadi efek samping konsultasi ke Dokter

SHARE :
perpustakaan indonesia

Post a Comment

Blog ini "DOFOLLOW"Silahkan Berkomentar Yang Sopan dan Tidak Mengandung Unsur SaraKalau ada Yang Berkomentar Dengan Mengisi Link Aktiv Pada Komentar Akan Kami Hapus

 
Copyright © 2014 Perpustakaan Indonesia. All Rights Reserved. Powered by Perpustakaan Indonesia
Template by Website and google